Kabupaten Bandung kembali menegaskan komitmennya dalam pembangunan kepemudaan melalui pelaksanaan Seleksi Pemuda Pelopor dan Pemuda Prakarsa Tahun 2026 yang telah sukses diselenggarakan di Hotel Grand Sunshine, Soreang. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menjaring, membina, dan mengapresiasi pemuda-pemuda terbaik yang memiliki inovasi serta kontribusi nyata bagi masyarakat.
Program Seleksi Pemuda Pelopor sendiri telah berlangsung selama kurang lebih 9 tahun di Kabupaten Bandung dan secara konsisten melahirkan generasi muda unggul hingga tingkat provinsi dan nasional. Sementara itu, Pemuda Prakarsa yang telah berjalan selama 3 tahun terakhir menjadi ruang baru bagi pemuda untuk mengaktualisasikan gagasan dan aksi nyata di berbagai bidang pembangunan.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pemuda Kabupaten Bandung agar mampu mengembangkan potensi diri, berdaya saing, serta berkontribusi dalam pemberdayaan lingkungan sosialnya. Para peserta tidak hanya dinilai dari ide dan gagasan, tetapi juga dari implementasi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Pelaksanaan seleksi tahun 2026 dilakukan melalui lima tahapan, dimulai dari tahap administrasi yang diikuti oleh 105 peserta, dilanjutkan tahap karantina sebanyak 80 peserta, seleksi tahap I sebanyak 60 peserta, hingga tahap fact finding yang menghasilkan 18 peserta terbaik. Puncaknya adalah Grand Final yang menjadi ajang penentuan pemuda terbaik di masing-masing kategori.
Dari seluruh rangkaian seleksi tersebut, terpilih para juara Pemuda Pelopor Tahun 2026, yaitu:
- Juara 1: Cahyadi (Kecamatan Cilengkrang) – Program Kopi Garung (Bidang Pendidikan)
- Juara 2: Aam Amirudin (Kecamatan Solokan Jeruk) – Program Reforma (Bidang SDA, Lingkungan dan Pariwisata)
- Juara 3: M. Ihsan (Kecamatan Baleendah) – Program Naraya Project (Bidang Pendidikan)
- Juara Inspiratif: Tia Lutvia (Kecamatan Margaasih) – Historical Journey Class (Bidang Seni dan Budaya)
- Juara Favorite: M. Irawan (Kecamatan Margahayu) – Emoteens (Bidang Pendidikan)
Sementara itu, pada kategori Pemuda Prakarsa Tahun 2026, para pemenang adalah:
- Juara 1: Revano (Kecamatan Katapang) – Smart Rain Sensor (Bidang Teknologi dan Inovasi)
- Juara 2: Irsan Iman (Kecamatan Rancaekek) – Briseka (Bidang SDA, Lingkungan dan Pariwisata)
- Juara 3: R. Anissa (Kecamatan Pangalengan) – Teman (Tempat Aman) (Bidang Pendidikan)
- Juara Favorite: M. Rahmat (Kecamatan Katapang) – Ruang Tenang (Bidang Pendidikan)
- Juara Inspiratif: Thomas Joel (Kecamatan Katapang) – Cassava Stem Kit (Bidang SDA, Lingkungan dan Pariwisata)
Keberhasilan para peserta ini menunjukkan bahwa pemuda Kabupaten Bandung memiliki potensi besar dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, teknologi, hingga lingkungan dan seni budaya. Program-program yang diusung tidak hanya inovatif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Secara historis, kegiatan ini telah melahirkan berbagai tokoh pemuda berprestasi seperti Dr. Dani Ferdian dengan program pelayanan kesehatan di pedesaan, Fauzi dengan inovasi teknologi tepat guna, serta Rohman dengan konsep fashion ramah lingkungan berbasis daur ulang. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa program ini mampu mencetak pemuda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berdaya guna.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan para pemenang maupun seluruh peserta dapat terus mengembangkan inovasi dan kontribusinya di tengah masyarakat. Seleksi Pemuda Pelopor dan Prakarsa bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan bagian dari ekosistem pembinaan kepemudaan yang berkelanjutan dalam menciptakan generasi muda yang inspiratif, mandiri, dan berdaya saing.
Kabupaten Bandung optimis, melalui program ini akan terus lahir pemuda-pemuda yang mampu menjadi agen perubahan dan motor penggerak pembangunan daerah menuju masa depan yang lebih baik.